- Fri, Jan 2026
Disarankan:
Probolinggo
Kota Bayuangga
Perjalanan sejarah dari masa lampau hingga era modern
285K
Penduduk
56.67
Km²
5
Kecamatan
29
Kelurahan
Sejarah
Asal Usul Nama
Nama Probolinggo berasal dari kata "Praba" (cahaya) dan "Lingga" (tempat suci). Daerah ini dianggap sebagai tempat yang bercahaya dan suci oleh masyarakat setempat.
Era Majapahit
Probolinggo menjadi wilayah penting di bawah Kerajaan Majapahit sebagai daerah penghasil garam dan hasil laut untuk perdagangan nusantara.
Pemerintahan VOC
VOC menguasai Probolinggo dan menjadikannya pusat perdagangan. Pelabuhan Probolinggo menjadi pintu gerbang penting perdagangan rempah-rempah.
Administrasi Inggris
Periode singkat di bawah administrasi Inggris dengan Thomas Stamford Raffles sebagai Letnan Gubernur Jawa.
Hindia Belanda
Probolinggo berkembang dengan infrastruktur yang lebih baik. Jalur kereta api dibangun menghubungkan dengan kota-kota besar di Jawa.
Pendudukan Jepang
Masa sulit yang menumbuhkan semangat nasionalisme kuat di kalangan penduduk setempat.
Kemerdekaan
Probolinggo menjadi bagian integral Republik Indonesia dengan dukungan penuh masyarakat untuk kemerdekaan.
Status Kota
Probolinggo resmi menjadi kota administratif terpisah dari kabupaten, memulai era modernisasi dan peningkatan pelayanan publik.
Budaya
Seni Tradisional
Gandrung, Jaranan, dan kesenian rakyat yang masih dilestarikan.
Kuliner Khas
Mangga Probolinggo yang terkenal dan Soto Probolinggo.
Gotong Royong
Tradisi dan nilai kekeluargaan yang kuat hingga saat ini.
Era Modern
Digitalisasi
- Smart city initiatives
- E-government services
- Digital economy
Pembangunan
- Infrastruktur modern
- Pengembangan pariwisata
- Program ramah lingkungan
2020-Sekarang: Probolinggo bertransformasi menjadi kota modern dengan inovasi teknologi dan pelayanan publik yang lebih baik.